Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Mahasiswa S-1 Harapkan Gaji Minimal Rp 7,9 Juta per Bulan

Written By Unknown on Kamis, 14 Agustus 2014 | 11.26

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA- Strategic Employer Branding Advisor Universum Agnes Amelia menyatakan terdapat keunikan yang ditemukan pada responden Indonesia dalam survei Ideal Employer Rankings.

Survei tersebut melibatkan 12.435 mahasiswa dari 20 universitas di Tanah Air sebagai responden. Agnes menjelaskan para responden secara rata-rata mengharapkan gaji untuk jenjang pendidikan sarjana adalah sekitar Rp 7,9 juta per bulan atau sekitar 671 dolar AS.

"Ada tiga hal yang menjadi career goal mereka yang menjadi responden survei. Pertama adalah keseimbangan antara kehidupan pribadi dengan pekerjaan," kata Agnes di Gedung Kompas Gramedia, Rabu (13/8/2014).

Gol karir para responden berikutnya adalah kesempatan untuk memiliki karir secara internasional. Selain itu, mereka juga menginginkan adanya kesempatan untuk berwirausaha dan kreatif serta inovatif. Kecenderungan tujuan karir responden Indonesia ini berbeda dibandingkan negara-negara Asia Pasifik lainnya.

"Ada keunikan di responden Indonesia. Di posisi teratas career goal mereka, mereka menginginkan work and life balance. Sementara itu, di negara Asia Pasifik lainnya menempatkan security of employment di peringkat teratas career goal mereka," ujar Agnes.

Adapun lima atribut utama para mahasiswa sebagai responden terhadap sebuah perusahaan adalah lingkungan kerja yang kreatif dan dinamis, program pelatihan dan pengembangan profesional, lingkungan kerja yang bersahabat, referensi yang baik untuk masa depan karir, serta pendapatan yang tinggi untuk masa depan.


11.26 | 0 komentar | Read More

BREAKING NEWS: Lagi, Paripurna DPRD Lampura Molor 1,5 Jam

Laporan Wartawan Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG-Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lampung Utara menggelar rapat paripurna, Kamis (14/8/2014).

Agendanya pembicaraan tahap II tentang rancangan APBD perubahan Kabupaten Lampung Utara.

Rapat yang sedianya digelar pukul 09.00 WIB, hingga pukul 10.30 WIB belum dimulai. Padahal, tamu undangan seperti Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, Sekretaris Kabupaten Samsir, dan beberapa pimpinan satuan kerja perangkat daerah sudah hadir di ruang rapat. Sedangkan anggota dewan yang hadir baru 27 orang dari 45 anggota.(ang)


11.26 | 0 komentar | Read More

Tersangka Mutilasi Tujuh Orang Sering Asah Parang

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, SIAK-Sejumlah warga Desa Pinang Sebatang Barat, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, mengaku dilanda ketakutan dan trauma pascapengungkapan kasus pembunuhan dan mutilasi yang dilakukan oleh tersangka MD, DD, S dan DP, dengan korban sebanyak tujuh orang yang ditemukan dalam kondisi telah menjadi tengkorak.

Seorang anak perempuan yang tinggal dekat dengan rumah tersangka mengaku sering bermain ke rumah Sofian. Selama itu, ia kerap melihat Sofian mengasah sebuah parang dan membawa parang tersebut.

"Dia setiap pagi mengasah parang dan membawa parang itu saat pergi," kata anak perempuan itu menuturkan.

Pantauan Tribun Pekanbaru (Tribunnews.com Network) di rumah tersangka S atau dikenal Sofian, kondisi rumah terlihat telah terkunci. Tidak terlihat satu pun penghuni di rumah itu. Bahkan rumah saudara Sofian yang bersebelahan dengan rumah ayah tersangka, juga terlihat dalam keadaan kosong.

Sejumlah warga mengaku sejak Sofian dan tersangka lainnya ditengkap, ayah Sofian dan keluarga lainnya telah pergi entah kemana.

Suasana ketakutan dan trauma juga dirasakan oleh sejumlah warga dari tetangga dari tersangka DD (19), wanita muda yang disebut-sebut pernah menjadi istri dari tersangka MD (19), yang juga tinggal di Desa Pinang Sebatang Timur.

Ida mengaku semua warga saat ini dilanda ketakutan dan trauma mendengar kasus pembunuhan dan mutilasi itu.

"Jangankan malam, siang har ipun kita saat ini merasa sangat ketakutan dan trauma dengan kasus pembunuhan dan mutilasi itu," ungkap Ida.

Tidak hanya warga, ibu tersangka DD, atau yang dikenal warga dengan panggilan Dita, juga terpaksa harus dilarikan ke rumah sakit karena trauma dan syok mendengar anaknya sebagai tersangka dalam kasus mutilasi itu.

"Ibunya saat ini jatuh sakit dan saat ini dirawat di rumah sakit akibat mengalami trauma dan shock mendengar anak perempuannya terlibat aksi pembunuhan dan mutilasi itu," ungkapnya.

Tersangka Dita tinggal bersama ayah dan ibunya di salah satu rumah petak kontrakan di RT 04/RW 04, Jalan Raya Bunut, Desa Sebatang Timur, Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak. Sebelum kasus itu terungkap, Ida mengaku tidak sedikit pun ada kecurigaannya terhadap Dita, karena wanita 19 tahun itu dikenal sebagai orang yang tertutup, tidak suka bergaul, dan sombong. Tersangka juga dikenal jarang ke luar rumah dan lebih banyak mengurung diri di dalam rumahnya.

"Dita hanya telihat keluar rumah saat menimba air sumur yang terletak di depan rumahnya itu. Dia juga jarang berbicara dengan tetangga lainnya disini, " katanya.

Tetangga tersangka yang berprofesi sebagai penjual kerupuk itu mengaku cukup terkejut mendengar informasi dan pemberitaan bahwa anak tetangganya itu menjadi pelaku pembunuhan dan mutilasi itu.

"Kita tidak menyangka orang tertutup dan banyak mengurung diri di rumah itu adalah pelaku pembunuhan," ungkapnya.

Diceritakannya, tersangka Dita diketahuinya pernah menikah dengan Delvi atau tersangka yang diduga merupakan inisial MD. Dita dan Delvi menjadi pasangan suami istri selama kurang lebih satu tahun lamanya.

"Setelah Delvi dan Dita bercerai, mereka lebih banyak mengurung diri di rumah itu," ungkapnya.

Ida berharap kasus tersebut bisa secepatnya dapat diungkap oleh Polisi, dan tersangka segera dihukum dengan seberat-beratnya.


11.26 | 0 komentar | Read More

BREAKING NEWS: Paripurna DPRD Lampura Diskors 30 Menit

Laporan Wartawan Tribun Lampung Anung Bayuardi

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, KOTABUMI-Rapat paripurna DPRD Lampung Utara sempat dimulai pukul 10.35, namun diskors 30 menit. Pasalnya, dari 45 anggota dewan, baru 27 orang yang hadir.

"Berdasarkan tatib DPRD, jumlah anggota dewan yang hadir baru 27 orang, dinyatakan tidak kuorum. Maka dengan ini rapat saya skors 30 menit," ujar pimpinan sidang M Yusrizal, Kamis (14/8/2014).

Peserta sidang pun banyak yang keluar ruangan, ada juga yang masih menunggu di dalam ruang rapat.

Diketahui, Dewan Perwakilan Rakyat Daerah Kabupaten Lampung Utara menggelar rapat paripurna, Kamis (14/8/2014).

Agendanya pembicaraan tahap II tentang rancangan APBD perubahan Kabupaten Lampung Utara.

Rapat yang sedianya digelar pukul 09.00 WIB, hingga pukul 10.30 WIB belum dimulai. Padahal, tamu undangan seperti Bupati Lampung Utara Agung Ilmu Mangkunegara, Sekretaris Kabupaten Samsir, dan beberapa pimpinan satuan kerja perangkat daerah sudah hadir di ruang rapat. Sedangkan anggota dewan yang hadir baru 27 orang dari 45 anggota.(ang)


11.26 | 0 komentar | Read More

Gubernur Ridho Hadiri Upacara Peringatan Hari Pramuka di Jakarta

Laporan Reporter Tribun Lampung Noval Andriansyah

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BANDAR LAMPUNG-Gubernur Lampung M Ridho Ficardo menghadiri upacara peringatan Hari Pramuka yang ke-53 tahun.

Upacara peringatan Hari Pramuka tersebut berlangsung di Lapangan Utama Bumi Perkemahan Pramuka Cibubur, Jakarta Timur, pukul 16.00 WIB.


11.26 | 0 komentar | Read More

Metformin Obat Diabetes Bisa Perpanjang Umur Siapapun!

Written By Unknown on Rabu, 13 Agustus 2014 | 11.26

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Obat yang diresepkan untuk penyakit diabetes ternyata tidak hanya bermanfaat untuk mengelola penyakit itu saja, tetapi juga untuk membantu orang yang mengonsumsinya hidup lebih panjang.

Sebuah studi menemukan metformin, obat yang berguna untuk mengontrol gula darah juga dapat mencegah penyakit jantung dan pembuluh darah, serta kanker, meskipun pada orang tanpa diabetes.

Peneliti menganalisis pada lebih dari 180.000 orang dan menemukan perubahan signifikan pada mereka yang diberi metformin, dibandingkan dengan obat anti-diabetes lainnya, baik pada orang dengan diabetes dan orang tanpa diabetes.

Kendati demikian, peneliti mengatakan periode waktu tindak lanjut studi relatif pendek sehingga sebenarnya belum dapat disimpulkan demikian. Pasalnya komplikasi diabetes juga dapat memburuk seiring waktu sehingga berhubungan dengan kematian yang lebih cepat.

Ketua penelitian Profesor Craig Currie dari Cardiff University School of Medicine mengatakan, pasien yang diterapi dengan metformin menunjukkan perbaikan yang signifikan untuk ketahanan hidup dibandingkan dengan mereka yang hidup tanpa diabetes.

Namun yang mengejutkan, temuan ini mengindikasikan bahwa obat itu juga memiliki dampak menguntungkan bukan hanya pada pasien diabetes, melainkan juga pada pasien tanpa diabetes.

"Metformin menunjukkan manfaat anti-kanker dan anti-penyakit kardiovaskular, sehingga membantu untuk menurunkan risiko panyakit tersebut hingga sepertiganya, khususnya pada orang pradiabetes," ujarnya.

Meski begitu, untuk mendapatkan manfaat optimal dari obat, lanjut dia, orang pradiabetes tipe 2 juga perlu mengurangi berat badannya dengan menjaga pola makan dan berolahraga.

Sementara itu, hasil studi ini juga cocok pada kelompok orang tanpa diabetes yang dengan umur, jenis kelamin, kebiasaan merokok dan status klinis apapun, bila ekspektasi usia mereka dibandingkan.

Studi yang dipublikasi dalam jurnal Diabetes, Obesity and Metabolism itu juga mencatat, dibutuhkan penelitian lebih lanjut untuk mengetahui dampak metformin pada orang sehat, khususnya juga untuk efek samping yang dihasilkannya.


11.26 | 0 komentar | Read More

Jokowi belum Tentu Presiden, Ngapain Dipikirin Wagub DKI

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Sebagai partai pengusung Jokowi-Ahok, Partai Gerindra mengaku tidak akan terburu-buru mencalonkan Wakil Gubernur DKI pendamping Ahok, setelah Jokowi resmi terpilih menjadi Presiden RI 2014-2019.

Ketua DPD Gerindra DKI Jakarta Muhammad Taufik mengatakan pihaknya bakal mengusulkan calon wakil gubernur, setelah Jokowi benar-benar resmi dilantik menjadi Presiden RI, pada Oktober mendatang.

"Jokowi juga belum tentu kan dilantik jadi Presiden. Ngapain dipikirin Wagub DKI sih? Wagubnya itu masih Ahok," kata Taufik di kawasan Tanah Abang, Jakarta Pusat, Selasa (12/8/2014) malam.

Kendati demikian, ia memastikan, Partai Gerindra akan mengusung kadernya untuk menjadi Wagub DKI. Menurut Taufik, pihaknya tidak akan membiarkan dua calon Wagub DKI hanya diisi oleh pilihan PDI-Perjuangan, sebagai partai pemenang Pilkada lainnya.

Akan ada dua calon nama Wagub DKI yang diusulkan oleh dua partai pengusung Jokowi-Ahok di Pilkada, yakni PDI-P dan Gerindra. Kemudian, DPRD DKI akan memutuskan Wagub DKI melalui voting anggota DPRD. Calon Wagub DKI yang memiliki suara terbanyak, maka dialah yang berhak menjadi orang nomor dua di Ibu Kota tersebut.

"Kalau PDI-P mau mencalonkan kadernya ya tidak apa-apa, tapi sesuai kesepakatan DPP Gerindra dulu. Bisa saja nanti Ahok sendirian pimpin Jakarta, enggak ada Wagub. Sudah ada Sekda, Walikota, dan Kepala Dinas juga," kata Taufik.

"Prosesnya nanti pasti panjang. Setelah Oktober, saya lebih pilih memikir gimana memperbaiki Dewan (DPRD) agar dicintai publik," lanjut Taufik.

Sekadar informasi, berdasarkan Undang-Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintah Daerah, telah diatur jika kepala daerah terpilih menjadi pejabat lain, maka jabatan kepala daerah otomatis digantikan wakil kepala daerah.

Basuki mengaku bakal memilih tokoh yang berpengalaman menjadi Wakil Gubernurnya kelak. Jika menjadi Gubernur, secara pribadi, Basuki bakal memilih Djarot Syaiful Hidayat, mantan Wali Kota Blitar atau Bambang DH, mantan Wali Kota Surabaya. PDI-P pun memberi isyarat bakal mengajukan Ketua DPD PDI-P DKI Boy Sadikin menjadi pendamping Ahok di Jakarta.


11.26 | 0 komentar | Read More

Sukses Keluar dari Mobil, Istri Dokter Nyaris 'Dicium' Babaranjang

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, BATURAJA - Rosmala Dewi (46) warga Desa Air Paoh, Kecamatan Baturaja Timur, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU) berhasil selamat dari maut. Istri dokter spesialis kandungan, Saiful itu merhasil menyelamatkan diri dari hantaman kereta api Babaranjang 60 gerbong di Perlintasan Kereta Api, Desa Airgading, Kec Baturaja Tumur, Rabu (13/8/2014) pagi.

Kapolres OKU, AKBP Mulyadi Sik MH melalui Kasat Lantas Polres OKU, AKP Irwan Andeta Sik membenarkan kejadian tersebut. Pagi itu kata Kasat, di perlintasan tanpa palang pintu Air Gading pukul 07.00 mobil Honda CRV BG 454 RB yg dikendarai Rosmala Dewi (46) yang merupakan istri dari dokter Saiful melintas di perlitasan KA tanpa palang pintu. 

Di saat bersamaan, melintas kereta babaranjang dengan, masinis Rahma Diansyah (29), nomor lokomotif CC2051311 dan CC2051309 muatan kosong.

Kronologis kejadian saat itu, mobil Honda CRV hendak melintas  saat bersamaan ada babaranjang dengan membunyikan klakson saat akan melitas.

"Pengemudi mobil CR-V panik kemudian keluar dari dalam mobil. Setelah pengemudi berhasil keluar, tabrakan tidak terelakan. Tidak ada korban jiwa dari peristiwa ini," katanya


11.26 | 0 komentar | Read More

Nikita Willy Ngidam Pacar yang Bisa Memimpin Dirinya

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Putus dari Diego Michiels beberapa waktu lalu, tidak membuat Nikita Willy larut dalam kesedihan. Menurutnya itu semua adalah bagian dari perjalanan hidup yang harus dilalui.

Oleh karenanya Nikita pun sudah mulai membuka ruang di hati. Ia menginginkan pria yang bakal jadi kekasihnya kelak merupakan sosok yang baik hati dan bisa menjadi pemimpin baginya.

"Kalau aku pilih yang baik untuk aku dan keluarga, juga bisa jadi pemimpin buat aku. Pokoknya minta yang terbaik lah," ucapnya, saat ditemui di Studio AD, Jalan TB Simatupang, Jakarta Selatan, Selasa (12/8/2014).

Kriteria yang tidak jauh berbeda juga meluncur dari sang ibu, Yora Febrine. Menurut Nikita, ibundanya menginginkan pacarnya kelak satu keyakinan dan merupakan pria baik-baik.

"Mama maunya yang seiman, baik sama aku dan keluarga serta orang di sekeliling aku juga mencintai dia (calon pacar)," ungkap pemain sinetron 'Safa dan Marwah' tersebut.

Nikita pun menegaskan meski dirinya kini sendiri, bukan berarti ia harus menjalani perjodohan. Pasalnya usia Nikita sekarang ini masih muda dan masih ada banyak impian yang harus diraihnya.


11.26 | 0 komentar | Read More

Harun Al Rasyid Meninggal, Buyung Ajak Hamdan Mengheningkan Cipta

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID, JAKARTA - Koordinator tim advokat Komisi Pemilihan Umum, Adnan Buyung Nasution, meminta kepada majelis hakim Konstitusi melakukan prosesi mengheningkan cipta untuk menghormati guru besar hukum tata negara Universitas Indonesia, Harun Al Rasyid, yang meninggal dunia, Selasa (12/8/2014) malam.

Awalnya, Buyung berdiri dari tempat duduknya dan menghampiri ketua mejelis hakim Hamdan Zoelva untuk mengatakan sesuatu hal. Sebelum Buyung menghampirinya, Hamdan menanyakan maksud Buyung, apakah yang ingin disampaikan boleh didengar publik atau tidak.

"Publik boleh mendengar yang mulia. Ini bukan suatu hal yang rahasia, tapi suatu hal yang urgent," ujar Buyung di sela sidang perselisihan hasil pemilihan umum (PHPU) presiden dan wakil presiden di Gedung Mahkamah Konstitusi, Jakarta Pusat, Rabu (13/8/2014).

Mendengar hal tersebut, Hamdan kemudian mempersilahkan Buyung untuk menyampaikan tanpa perlu menghampiri majelis hakim konstitusi.

Buyung menyarankan perlu adanya mengheningkan cipta atas meninggalnya Harun Al Rasyid. Alasannya, Harun Al Rasyid merupakah tokoh besar dalam dunia hukum tata negara di Indonesia.

"Saudara ketua, saya baru datang melayat guru besar hukum tata negara Harun Al Rasyid. Saya minta untuk mengheningkan cipta menghormati beliau," ujar Buyung.

Hamdan menyetujui masukan Buyung dan meminta kepada para peserta sidang untuk mengheningkan cipta sebelum sidang dilanjutkan.

"Profesor Harun Al Rasyid guru besar yang semalam meninggalkan kita semua. Saya kira perlu ada penghormatan untuk beliau. Mari kita mengheningkan cipta sejenak," ucap Hamdan.


11.26 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger