Diberdayakan oleh Blogger.

Popular Posts Today

Peringatan HAS Diisi Longmars dan Bagi Stiker

Written By Unknown on Sabtu, 01 Desember 2012 | 11.26

Tribun Lampung - Sabtu, 1 Desember 2012 10:20 WIB

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia, yang jatuh pada 1 Desember, dinas kesehatan bersama Komisi Penanggulangan AID serta beberapa siswa di Lampung Utara menggelar longmars serta membagikan stiker, Sabtu (1/12).

Pelaksanaan dimulai di kantor KPA Kotabumi dan berakhir di Tugu Payan Emas. Setelah melakukan aksi tersebut, mereka langsung membubarkan diri. (Ang)

Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m


11.26 | 0 komentar | Read More

Hari Ini Penutupan Festival Teluk Stabas

Tribun Lampung - Sabtu, 1 Desember 2012 10:10 WIB

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Setelah dibuka pada 28 November lalu, hari ini Festival Teluk Stabas XV akan ditutup oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Barat (Lambar). Penutupan juga dilakukan di Lapangan Labuhan Jukung, Pesisir Tengah.

Sejumlah acara yang digagas berjalan sesuai rencana. Seperti karnaval budaya dan kemeriahan aneka lomba yang dihelat. Berupa lomba lagu Lampung, lomba bedikikh, tari kreasi, ngehahaddo/mahapan, gambus tunggal, butetah, voli pantai , dan perlombaan lainnya.

Event ini mampu menyedot perhatian pengunjung baik lokal maupun mancanegara yang kebetulan tengah berwisata di kawasan tersebut.(sulis setia markhamah)

Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m


11.26 | 0 komentar | Read More

Inilah Lagu Khusus Suporter Indonesia untuk Fans Malaysia

Tribun Lampung - Sabtu, 1 Desember 2012 10:30 WIB

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Suporter Indonesia dipastikan akan memberikan dukungan total saat tim kesayangan mereka menghadapi Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (1/12/2012) malam ini. Mereka pun sudah menyiapkan sejumlah lagu khusus untuk membalas nyanyian suporter Malaysia.

Pada laga bertensi tinggi ini, suporter fanatik tim nasional Indonesia sudah menyiapkan atraksi kertas. Menurut rencana, masing-masing suporter akan memegang kertas berwarna merah dan putih sesuai urutan bangku mereka sehingga membentuk bendera merah putih. Sayangnya, hingga berita ini dinaikkan, kertas tersebut ditahan oleh Bea Cukai Malaysia.

"Kertasnya ditahan di bandara. Mereka menuduh kertas tersebut akan dijual di Malaysia. Teman-teman sedang mengusahakan agar kertas tersebut dapat bebas," ujar seorang kordinator suporter, Wiwin Nyampa, kepada Tribun.

Tidak hanya akan menampilkan atraksi kertas, suporter yang berasal dari berbagai kelompok suporter klub Indonesia ini juga telah menyiapkan sejumlah lagu khusus untuk membalas cacian dari suporter Malaysia seperti saat laga Indonesia melawan Laos. Penggalan lirik salah satu lagu tersebut pun mencap Malaysia sebagai pencuri. "Batik kita diambil, nyanyian kita diambil. Sekarang malingsia an****, mari kita hancurkan," seru Wiwin sambil menyanyikan lagu tersebut.

Laga ini sangat berpotensi menimbulkan kerusuhan terkait rivalitas kedua negara. Untuk mencegah kerusuhan, pihak suporter menunjuk sekitar 50 orang dari beberapa perwakilan kelompok suporter, termasuk perwakilan tenaga kerja Indonesia untuk menjadi barisan keamanan pendukung Indonesia.

Selain itu, para suporter juga sedang berusaha menjalin kerja sama dengan pihak penyelenggara agar suporter Indonesia ditempatkan dalam satu tribun di berbagai tingkat.

"Kami ingin area kami steril dari suporter Malaysia. Kalau perlu kami akan coba melakukan razia KTP sebelum masuk stadion. Kalau tidak ada KTP kami akan tes bahasa. Jangan sampai ada penyusup masuk untuk memprovokasi kita. Itu yang harus kita hindarkan," papar Wiwin yang merupakan anggota Maczman, kelompok suporter PSM Makassar.(*)

Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m


11.26 | 0 komentar | Read More

Ayam Bakar Sambal Cobek yang Gurih Empuk

Ayam Bakar Sambal Cobek yang Gurih Empuk

Tribun Lampung - Sabtu, 1 Desember 2012 10:48 WIB

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Di tengah menjamurnya menu makanan modern, ternyata tidak memupuskan hasrat pecinta kuliner di Lampung untuk menikmati penganan tradisional. Justru sebaliknya, berbagai jenis makanan ini diburu para penikmatnya.
 
Terbukti, dengan makin banyaknya tempat kuliner dengan konsep full tradisional. Salah satunya, Dapoer Kuliner Sambal Cobek yang berlokasi di lantai 3, Food Court Central Plaza, Bandar Lampung. Di tempat ini, anda dapat menikmati ayam bakar sambal cobek sebagai salah satu menu andalannya.
 
Penganan yang menawarkan citarasa gurih, manis dan asam segar ini, menggunakan perpaduan tiga bahan baku utama, yakni ayam bakar rempah, sayur asam dan sambal cobek spesial. Selain itu, untuk menampilkan aroma serta kelezatan rasanya tetap mengandalkan aneka rempah tradisional pilihan.
 
Pengelola Dapoer Kuliner Sambal Cobek, Mina mengungkapkan, menu satu ini terbilang cukup banyak penggemarnya, terutama kalangan pelajar dan remaja. Selain karena dijual dengan harga relatif murah, penganan ini juga sangat lezat dinikmati di segala suasana. Pun demikian, dapat dijadikan menu makanan berat, atau sekadar cemilan di waktu santai.
 
"Pada dasarnya, pengolahan ayam bakar ini merupakan hasil kolaborasi ayam kampung dengan delapan jenis rempah tradisional. Di mana untuk proses pembentukannya melalui tiga tahapan utama, mulai dari proses ungkep, oven, hingga bakar. Tidak kalah penting pada proses pembumbuan, menggunakan dua jenis racikan berbeda," katanya.(ferika)

Editor : soni

Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m


11.26 | 0 komentar | Read More

Citarasa Pedas Nendang ala Nasi Goreng Gila

Tribun Lampung - Sabtu, 1 Desember 2012 10:58 WIB

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Bagi anda penyuka rasa pedas, tidak ada salahnya jika mencoba sensasi Nasi Goreng Gila yang disajikan Dapoer Kuliner Sambal Cobek. Untuk menghasilkan citarasa tersebut, penganan berbahan baku nasi goreng ini diolah dengan cabe rawit sebagai cirri khasnya. Selain itu, paduan isi seperti potongan sosis, telur dan udang menambah kelezatan kuliner spesial ini.
 
Menurut Mina, dalam hal pengolahan nasi goreng ini diolah cukup sederhana. Hanya berbahan baku nasi putih, bumbu rempah, dan berbagai variasi padu padan di dalamnya. Kendati demikian, melalui sejumlah tahapan khusus racikan nasi ini menjadi berbeda, terutama citarasa pedas cabe rawit yang nendang.
 
Mina menambahkan, penganan ini sengaja disajikan karena dirasa cocok bagi lidah orang Sumatera yang identik dengan rasa pedas. Tidak hanya itu, paduan potongan sosis, telur dan udang mampu menghasilkan sensasi rasa gurih yang sempurna. Ditambah aroma rempah kental, membuat nasi goreng ini mendapatkan hati dikalangan penikmatnya.
 
"Pada teknik penggorengan nasi ini diolah menggunakan minyak khusus, sehingga aroma dan rasa dari tiap adukan nasi menjadi lezat. Adapun tampilan yang mucul dari variasi warna kuning kecoklatan, memunculkan eksotisme tersendiri pada kuliner ini," katanya.(ferika)    
 

Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m


11.26 | 0 komentar | Read More

Hari Ini Penutupan Festival Teluk Stabas

Tribun Lampung - Sabtu, 1 Desember 2012 10:10 WIB

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Setelah dibuka pada 28 November lalu, hari ini Festival Teluk Stabas XV akan ditutup oleh Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Lampung Barat (Lambar). Penutupan juga dilakukan di Lapangan Labuhan Jukung, Pesisir Tengah.

Sejumlah acara yang digagas berjalan sesuai rencana. Seperti karnaval budaya dan kemeriahan aneka lomba yang dihelat. Berupa lomba lagu Lampung, lomba bedikikh, tari kreasi, ngehahaddo/mahapan, gambus tunggal, butetah, voli pantai , dan perlombaan lainnya.

Event ini mampu menyedot perhatian pengunjung baik lokal maupun mancanegara yang kebetulan tengah berwisata di kawasan tersebut.(sulis setia markhamah)

Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m


11.26 | 0 komentar | Read More

Peringatan HAS Diisi Longmars dan Bagi Stiker

Tribun Lampung - Sabtu, 1 Desember 2012 10:20 WIB

TRIBUNLAMPUNG.CO.ID - Dalam rangka memperingati hari AIDS sedunia, yang jatuh pada 1 Desember, dinas kesehatan bersama Komisi Penanggulangan AID serta beberapa siswa di Lampung Utara menggelar longmars serta membagikan stiker, Sabtu (1/12).

Pelaksanaan dimulai di kantor KPA Kotabumi dan berakhir di Tugu Payan Emas. Setelah melakukan aksi tersebut, mereka langsung membubarkan diri. (Ang)

Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m


11.26 | 0 komentar | Read More

Inilah Lagu Khusus Suporter Indonesia untuk Fans Malaysia

Tribun Lampung - Sabtu, 1 Desember 2012 10:30 WIB

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Suporter Indonesia dipastikan akan memberikan dukungan total saat tim kesayangan mereka menghadapi Malaysia di Stadion Bukit Jalil, Sabtu (1/12/2012) malam ini. Mereka pun sudah menyiapkan sejumlah lagu khusus untuk membalas nyanyian suporter Malaysia.

Pada laga bertensi tinggi ini, suporter fanatik tim nasional Indonesia sudah menyiapkan atraksi kertas. Menurut rencana, masing-masing suporter akan memegang kertas berwarna merah dan putih sesuai urutan bangku mereka sehingga membentuk bendera merah putih. Sayangnya, hingga berita ini dinaikkan, kertas tersebut ditahan oleh Bea Cukai Malaysia.

"Kertasnya ditahan di bandara. Mereka menuduh kertas tersebut akan dijual di Malaysia. Teman-teman sedang mengusahakan agar kertas tersebut dapat bebas," ujar seorang kordinator suporter, Wiwin Nyampa, kepada Tribun.

Tidak hanya akan menampilkan atraksi kertas, suporter yang berasal dari berbagai kelompok suporter klub Indonesia ini juga telah menyiapkan sejumlah lagu khusus untuk membalas cacian dari suporter Malaysia seperti saat laga Indonesia melawan Laos. Penggalan lirik salah satu lagu tersebut pun mencap Malaysia sebagai pencuri. "Batik kita diambil, nyanyian kita diambil. Sekarang malingsia an****, mari kita hancurkan," seru Wiwin sambil menyanyikan lagu tersebut.

Laga ini sangat berpotensi menimbulkan kerusuhan terkait rivalitas kedua negara. Untuk mencegah kerusuhan, pihak suporter menunjuk sekitar 50 orang dari beberapa perwakilan kelompok suporter, termasuk perwakilan tenaga kerja Indonesia untuk menjadi barisan keamanan pendukung Indonesia.

Selain itu, para suporter juga sedang berusaha menjalin kerja sama dengan pihak penyelenggara agar suporter Indonesia ditempatkan dalam satu tribun di berbagai tingkat.

"Kami ingin area kami steril dari suporter Malaysia. Kalau perlu kami akan coba melakukan razia KTP sebelum masuk stadion. Kalau tidak ada KTP kami akan tes bahasa. Jangan sampai ada penyusup masuk untuk memprovokasi kita. Itu yang harus kita hindarkan," papar Wiwin yang merupakan anggota Maczman, kelompok suporter PSM Makassar.(*)

Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m


11.26 | 0 komentar | Read More

Ayam Bakar Sambal Cobek yang Gurih Empuk

Ayam Bakar Sambal Cobek yang Gurih Empuk

Tribun Lampung - Sabtu, 1 Desember 2012 10:48 WIB

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Di tengah menjamurnya menu makanan modern, ternyata tidak memupuskan hasrat pecinta kuliner di Lampung untuk menikmati penganan tradisional. Justru sebaliknya, berbagai jenis makanan ini diburu para penikmatnya.
 
Terbukti, dengan makin banyaknya tempat kuliner dengan konsep full tradisional. Salah satunya, Dapoer Kuliner Sambal Cobek yang berlokasi di lantai 3, Food Court Central Plaza, Bandar Lampung. Di tempat ini, anda dapat menikmati ayam bakar sambal cobek sebagai salah satu menu andalannya.
 
Penganan yang menawarkan citarasa gurih, manis dan asam segar ini, menggunakan perpaduan tiga bahan baku utama, yakni ayam bakar rempah, sayur asam dan sambal cobek spesial. Selain itu, untuk menampilkan aroma serta kelezatan rasanya tetap mengandalkan aneka rempah tradisional pilihan.
 
Pengelola Dapoer Kuliner Sambal Cobek, Mina mengungkapkan, menu satu ini terbilang cukup banyak penggemarnya, terutama kalangan pelajar dan remaja. Selain karena dijual dengan harga relatif murah, penganan ini juga sangat lezat dinikmati di segala suasana. Pun demikian, dapat dijadikan menu makanan berat, atau sekadar cemilan di waktu santai.
 
"Pada dasarnya, pengolahan ayam bakar ini merupakan hasil kolaborasi ayam kampung dengan delapan jenis rempah tradisional. Di mana untuk proses pembentukannya melalui tiga tahapan utama, mulai dari proses ungkep, oven, hingga bakar. Tidak kalah penting pada proses pembumbuan, menggunakan dua jenis racikan berbeda," katanya.(ferika)

Editor : soni

Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m


11.26 | 0 komentar | Read More

Citarasa Pedas Nendang ala Nasi Goreng Gila

Tribun Lampung - Sabtu, 1 Desember 2012 10:58 WIB

TRIBUNLAMPUNG.co.id - Bagi anda penyuka rasa pedas, tidak ada salahnya jika mencoba sensasi Nasi Goreng Gila yang disajikan Dapoer Kuliner Sambal Cobek. Untuk menghasilkan citarasa tersebut, penganan berbahan baku nasi goreng ini diolah dengan cabe rawit sebagai cirri khasnya. Selain itu, paduan isi seperti potongan sosis, telur dan udang menambah kelezatan kuliner spesial ini.
 
Menurut Mina, dalam hal pengolahan nasi goreng ini diolah cukup sederhana. Hanya berbahan baku nasi putih, bumbu rempah, dan berbagai variasi padu padan di dalamnya. Kendati demikian, melalui sejumlah tahapan khusus racikan nasi ini menjadi berbeda, terutama citarasa pedas cabe rawit yang nendang.
 
Mina menambahkan, penganan ini sengaja disajikan karena dirasa cocok bagi lidah orang Sumatera yang identik dengan rasa pedas. Tidak hanya itu, paduan potongan sosis, telur dan udang mampu menghasilkan sensasi rasa gurih yang sempurna. Ditambah aroma rempah kental, membuat nasi goreng ini mendapatkan hati dikalangan penikmatnya.
 
"Pada teknik penggorengan nasi ini diolah menggunakan minyak khusus, sehingga aroma dan rasa dari tiap adukan nasi menjadi lezat. Adapun tampilan yang mucul dari variasi warna kuning kecoklatan, memunculkan eksotisme tersendiri pada kuliner ini," katanya.(ferika)    
 

Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m


11.26 | 0 komentar | Read More
techieblogger.com Techie Blogger Techie Blogger