Tribun Lampung - Selasa, 27 November 2012 10:32 WIB
Kedua penjambret itu tergolong sial. Selain ditangkap polisi, dari hasil menjambret, keduanya hanya mendapatkan pakaian dalam wanita, seperti BH dan celana dalam wanita, alat kecantikan, sabun, pasta gigi, serta uang Rp 20.000.
"Iya, hasil jambretan terakhir hanya itu saja, engga ada yang lain lagi, kami menjambret sambil mabuk," ujar AS. Barang bukti hasil jambretannya itu diamankan polisi, termasuk pisau lipat yang menjadi senjata andalannya.
Kapolsek Regol Komisaris Polisi (Kompol) Anwar Haidar didampingi Kanit Reskrim Polsek Regol Ajun Komisaris Polisi (AKP) Sunarya Ishak membeberkan modus penjambretan yang dilakukan pelaku. Saat angkot ngetem, pelaku berpura-pura menjadi pengamen atau penumpang angkot. Setelah situasi di dalam angkot memungkinkan, B menjalankan aksinya dengan mengeluarkan pisau lipat dan ditodongkan ke arah korban. Sementara AS memantau situasi di luar.
"Saat itulah pelaku beraksi, mengancam korban menyerahkan seluruh barang-barang berharganya kepada pelaku," kata Anwar kepada wartawan di Mapolsek Regol, Jalan Mochamad Toha, Bandung, Jawa Barat, Senin, (26/11/2012).
Anwar melanjutkan, pelaku seringkali menjalankan aksinya sambil mabuk. Bahkan, ketika dibekuk polisi, pelaku dalam keadaan tidak sadar (mabuk). Hal tersebut diakui kedua pelaku.
Saat ini keduanya mendekam di sel tahanan Mapolsek Regol, Jalan Mochamad Toha, Bandung. Keduanya diganjar Pasal 365 KUHPidana dengan hukuman lebih dari lima tahun penjara.(*)
Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m
Anda sedang membaca artikel tentang
Kakak Adik Menjambret Tas Berisi Pakaian Dalam Wanita
Dengan url
https://lampungposting.blogspot.com/2012/11/kakak-adik-menjambret-tas-berisi.html
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Kakak Adik Menjambret Tas Berisi Pakaian Dalam Wanita
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Kakak Adik Menjambret Tas Berisi Pakaian Dalam Wanita
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar