Tribun Lampung - Minggu, 7 Oktober 2012 10:32 WIB
Latar belakang Gunung Merapi memang indah, tetapi sempat mendatangkan kesan sendu bagi Winnie. Pasalnya, ia teringat korban letusan Merapi, termasuk Mbah Maridjan. Ia melihat rumah yang dulu kena wedhus gembel atau lahar panas. "Kami melihat bekas reruntuhan. Suasananya sedih dan mencekam," kata chef yang bernama lahir Winnie Dwi Gandini Kusuma Wardhani.
Akan tetapi, di depan kamera, Winnie tetap memasak dengan wajah semringah dan murah senyum. "Kalau masak, aku memang selalu riang," katanya.
Winnie juga merasa lega karena orang-orang di sana sudah mulai bangkit kembali. Mereka mendapat pekerjaan dari pariwisata. Tidak seperti acara di studio televisi, Winnie kali ini bisa berbagi hasil masakannya dengan warga setempat. Ia sengaja memasak dengan porsi yang lumayan banyak agar warga setempat bisa ikut menikmati. "Biasanya aku cicipi sendiri he-he...," kata Winnie.(*)
Akses lampung.tribunnews.com lewat perangkat mobile anda melalui alamat lampung.tribunnews.com/m
Anda sedang membaca artikel tentang
Kenangan Winnie Giwangkara Memasak di Lereng Merapi
Dengan url
https://lampungposting.blogspot.com/2012/10/kenangan-winnie-giwangkara-memasak-di.html?m=0
Anda boleh menyebar luaskannya atau mengcopy paste-nya
Kenangan Winnie Giwangkara Memasak di Lereng Merapi
namun jangan lupa untuk meletakkan link
Kenangan Winnie Giwangkara Memasak di Lereng Merapi
sebagai sumbernya
0 komentar:
Posting Komentar